TravelingWisata

Doe Masure, Dulunya Tempat Sampah Kini Disulap Jadi Destinasi Wisata

SOFIFI, Koridormalutnews.com, siapa yang menyangka tempat yang dulunya dipenuhi sampah, kini menjadi salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi warga. Namanya pantai Doe Masure.

Pantai ini berlokasi di Desa Balbar Kecamatan Oba utara Kota Tidore Kepulauan, Maluku utara. Desa ini menjadi salah satu tempat yang paling ramai dikunjungi di ibukota Provinsi Maluku utara saat ini.

Amir Abdullah adalah orang nomor satu di tempat ini. Ia menjabat sebagai kepala Desa Balbar. Dia merupakan orang pertama yang melakukan pembersihan lokasi yang kemudian dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata. Mengumpulkan sampah yang berserakan lalu membakarnya, Ia lakukan. Ia juga mengajak beberapa staf Desa untuk membantu memotong rumput dan pohon-pohon kecil yang tumbuh disekitar pantai.

“Dulu, ini tempat buang sampah, jadi saya lihat ini menarik pantainya makannya kita sulap ini jadi destinasi wisata,”kata Amir di kediamannya di Desa Balbar, selasa (26/1/21)

Perlu diketahui di tahun 2019 lalu, kades Balbar dan pendamping Desa di Oba Utara, pernah diberangkatkan ke Beijing China untuk melakukan studi banding. Sehari sebelum balik ke Indonesia, mereka diminta membuat program prioritas yang akan dibangun di desa. Amir pun memilih pengembangan destinasi wisata pantai.

Setelah kembali ke tanah air, dengan konsep yang telah dibuat, Kades Balbar kemudian bertemu Walikota Tidore Kepulauan, Capt Ali Ibrahim di Tidore. Ia kemudian mengundang secara langsung Walikota Tidore Kepulauan untuk melakukan peletakan batu pertama.

“Saat itu dengan modal berani kami akhirnya melakukan peletakan batu pertama,”ujarnya

Dari situlah pantai Doe Masure mulai dikenal oleh warga sekitar. Tak heran jika saat ini lokasi tersebut dilirik oleh Dinas Pariwisata Provinsi dengan memberikan bantuan berupa gazebo dari payung, membangun 15 tempat jualan UMKM dan 6 unit MCK. Bahkan, PLN Sofifi juga turut memberikan bantuan sebesar Rp130 juta untuk dibangun panggung, gazebo dan kompor listrik untuk UMKM.

“Semoga kedepan tempat ini bisa lebih baik fasilitasnya atas dukungan dari berbagai pihak” harap Amir

Untuk Anda yang berada di luar ibukota Provinsi yang ingin berkunjung ke tempat ini, ada dua pilihan transportasi yang bisa diakses. Pertama, dengan menggunakan kapal fery dan yang kedua menggunakan speed boat.

Setelah sampai di pelabuhan, Anda bisa menggunakan bentor untuk ke lokasi. Untuk yang dari pelabuhan fery Anda hanya membutuhkan waktu kurang lebih 5-6 menit untuk sampai ke lokasi wisata. Sedangkan untuk yang dari pelabuhan speed boat, hanya dibutuhkan waktu kurang lebih 4-5 menit dengan tarif angkutan yang cukup terjangkau. Anda hanya perlu mengeluarkan uang 5.000 hingga 10.000 rupiah untuk membayar jasa angkutan menuju lokasi wisata. (Andre)

Label
Tampilkan Lebih Banyak

Koridor Malut

Koridormalutnews.com adalah media online berbasis di Ternate dan fokus untuk wilayah Maluku Utara.
Back to top button
Close