FokusPolitik & Pemerintahan

DPRD Bakal Panggil Biro Umum Setda Malut Pertanyakan Gaji Petugas Kebersihan

SOFIFI, Koridormalutnews.com– Sejumlah petugas kebersihan (cleaning service) yang bekerja di kantor gubernur provinsi Maluku Utara (Malut) harus lebih lama bersabar, lantaran empat bulan gaji mereka tak kunjung dibayar oleh Biro Umum Sektetariat Daerah (Setda) Malut yang terhitung sejak Desember 2020 hingga Maret 2021 ini.

“Kasihan kami ini punya Tanggung jawab dirumah, mulai dari biaya anak sekolah sampai urusan makan setiap hari,” kesal salah satu petugas ketika disambangi Koridormalutnews.com di Kantor gubernur Sofifi pada beberapa hari lalu.

Keterlambatan pembayaran gaji cleaning service tersebut sangat disayangkan oleh Wakil Ketua DPRD Malut, Dr. H. Wanda Z Imam S.H, M.H. Menurut Wahda, pemerintah provinsi Maluku Utara tidak boleh pilih kasih dalam membayar hak-hak pekerja, baik itu PNS, honorer maupun cleaning service.

“Semua pekerja baik PNS, honorer maupun cleaning service punya hak yang sama. Jadi pemprov harus bayar upah cleaning service, karena cleaning service juga punya kebutuhan yang harus dipenuhi setiap hari” cetusnya.

Politisi partai Gerindra Maluku utara ini menegaskan, jika dalam waktu dekat ini Biro umum tidak menyelesaikan pembayaran gaji cleaning service, maka Dewan provinsi bakal memanggil Biro umum untuk meminta penjelasan, terkait molornya pembayaran gaji cleaning service.

“Kita akan panggil Biro umum, jika dalam waktu dekat ini gaji cleaning service tak dibayar,”pungkasnya. (Andre)

Label
Tampilkan Lebih Banyak

Koridor Malut

Koridormalutnews.com adalah media online berbasis di Ternate dan fokus untuk wilayah Maluku Utara.

Artikel Terkait

Back to top button
Close