FokusHukum & KriminalTerkini

Kasus Pengadaan Kapal Nautika Masih Terkendala, Kejati Tunggu Keterangan Ahli

TERNATE, Koridormalutnews.com- Kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan kapal Nautika di Dinas pendidikan dan Kebudayaan (Diknas), Maluku Utara, sejauh ini masih mengalami kendala. Pasalnya, pengadaan kapal dengan menghabiskan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 sebesar 7,8 Miliar Rupiah itu masih membutuhkan keterangan saksi ahli untuk memeriksa kondisi fisik kapal.

Asisten Pidana Khusus (Pidsus), Kejaksaan tinggi (Kejati) Maluku utara, Muhammad Irwan mengatakan bahwa tim penyidik kasus pengadaan kapal Nautika ini masih mengalami kendala.

“Kita masih butuh para ahli perkapalan yang bisa melihat kondisi fisik kapal, sehingga kami dapat melakukan pendalaman kasus ini” ungkap Irwan, selasa (23/02/21).

Sementara itu, kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku utara, Imam Makhdy Hassan ketika ditemui di kantor Kejati mengatakan bahwa kehadiran dirinya ini hanya sebatas menghadiri undangan dari tim penyidik. “Saya hanya dimintai keterangan soal kasus ini” jelas Imam

Ia menegaskan bahwa terkait kasus tindak pidana korupsi pengadaan kapal Nautika itu terjadi pada tahun 2019. Sedangkan dirinya menjabat sebagai kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan adalah pada tahun 2020.

“Jadi prosesnya ini saya tidak terlibat, kemudian saya hadir ini hanya sebatas dimintai keterangan lebih detailnya. sembari mengatakan. Bisa kalian tanya ke penyedik nya” pungkasnya. (Fik)

Label
Tampilkan Lebih Banyak

Koridor Malut

Koridormalutnews.com adalah media online berbasis di Ternate dan fokus untuk wilayah Maluku Utara.

Artikel Terkait

Back to top button
Close