FokusPolitik & Pemerintahan

Ketika Rakyat Mencari Keadilan, ‘Istana’ DPRD Malut Hampir Sebulan Tutup

SOFIFI, Koridormalutnews.com– Ibarat lirik lagu seorang musisi ternama, Iwan Fals “wakil rakyat jangan tidur saat sidang soal rakyat”. Lirik lagu ini pantas disematkan kepada 45 anggota DPRD provinsi Maluku utara. Pasalnya hampir sebulan ini, kantor DPRD Malut yang bertempat di desa Durian, kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan itu tidak berpenghuni.

Ironisnya, ketika rakyat sedang mencari keadilan soal investasi pertambangan di Maluku utara Anggota DPRD Malut justru lebih banyak menghabiskan waktu diluar daerah, entah itu di kota Ternate maupun di Jakarta.

Diketahui dari data Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan Asset Daerah (BPKPAD), anggaran DPRD Malut tahun ini dialokasikan sebesar 105 miliar rupiah.

Pertanyaannya, untuk diapakan anggaran sebesar itu. Apakah hanya untuk biaya perjalanan keluar daerah. Ataukah untuk merealisasikan dan menjadi perpanjangan tangan bagi rakyat.

Sebab ketika warga masyarakat kecamatan Obi, kabupaten Halmahera selatan yang tengah mencari keadilan terkait pertambangan di wilayah mereka di DPRD Malut tak bisa hadir untuk menjawab keinginan masyarakat.

Diketahui, kantor Dewan provinsi Malut terakhir diaktifkan pada 15 Februari lalu, dimana saat itu dilaksanakan pertemuan antara Komisi II, komisi III, Dinas ESDM, PTSP, Dinas Perikanan dan DLH.Namun, setelah pertemuan itu, kantor tersebut kembali ditutup hingga saat ini.

“Iya, anggota DPRD sudah hampir satu bulan tidak berkantor, staf sekretariat juga tidak berkantor, hanya cleaning service yang sering datang.” ungkap salah seorang warga yang ditemui di halaman DPRD pada, selasa (9/3/21).

Berdasarkan pantauan Koridormalutnews.com, pintu gerbang utama kantor DPRD saat ini ditutup rapat, sehingga untuk masuk ke kantor tersebut harus melewati pintu samping dekat mushallah.

Kasubag Humas DPRD Malut, Julkifli Bian ketika dikonfirmasi mengenai persoalan ini, dirinya mengelak bahwa DPRD dan staf sekretariat berada di kantor.

Setelah itu, ketika dikonfirmasi kembali, bahwa anggota DPRD tidak berada di kantor, Julkifli kemudian menjelaskan bahwa anggota DPRD bekerja sesuai jadwal Badan Musyawarah (Banmus), sehingga dirinya berjanji akan mengirimkan agenda DPRD sesuai Banmus.

Ketika ditanyai bahwa anggota DPRD baru akan ke Sofifi sesuai agenda Banmus, ia menyarankan agar hal tersebut dikonfirmasi kepada pimpinan DPRD.

“Nanti konfirmasi ke pimpinan.” tandasnya (Andre)

Label
Tampilkan Lebih Banyak

Koridor Malut

Koridormalutnews.com adalah media online berbasis di Ternate dan fokus untuk wilayah Maluku Utara.

Artikel Terkait

Back to top button
Close