Dari DaerahFokusTerkini

Listrik Warga Diputus Lantaran Enggan Divaksin, DPRD Morotai Naik Pitam

MOROTAI, KMnews.com- DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan kepala kecamatan Pulau Rao, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas pemberdayaan masyarakat desa (DPMD) kabupaten Pulau Morotai pada Selasa (16/11/21).

Rapat Dengar Pendapat (RDP) tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD kabupaten Pulau Morotai, Rusminto Pawane. Rapat membahas beberapa persoalan yang terjadi di Pulau Morotai. Diantaranya ialah pemutusan aliran listrik, air bersih, dan penghentian subsidi BPJS kesehatan, pemberhentian buruh tenaga kerja pelabuhan, pemecatan aparatur desa serta pemberhentian speed pambok bagi motoris untuk warga yang belum divaksin Covid-19.

Camat Pulau Rao dalam rapat tersebut menegaskan bahwa langkahnya tersebut diambil berdasarkan pada Undang-Undang yang mengatur tentang vaksinasi Covid-19.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat Pulau Rao untuk melaksanakan vaksinasi. Akan tetapi masih banyak masyarakat yang tidak mau melakukan vaksinasi” jelasnya

Camat bilang, pemutusan listrik sementara itu juga merupakan bagian dari sanksi bagi masyarakat Pulau Rao yang tidak mau divaksin.

“Kami sudah melaksanakan sosialisasi dari rumah ke rumah untuk melakukan vaksinasi. Bahkan kami juga sudah rapat dengan pemerintah desa dan aparat desa. Saya tidak hadir dan yang hadir adalah Sekretaris Camat Pulau Rao,” ucapnya.

Menanggapi pernyataan Camat Pulau Rao, Wakil Ketua Komisi I, Basri Rahaguna naik pitam. Ia menegaskan bahwa pemutusan listrik dan air bersih sementara yang dilakukan Pemda Morotai  sangat tidak wajar bagi masyarakat.

“Saya mengapresiasi Pemerintah kecamatan tentang pentingnya vaksinasi, namun kebijakan serta tindakan dari tim vaksinasi itu tidak wajar” tegas Basri

Hal senada disampaikan oleh anggota DPRD lain, Fadli Djaguna. Ia mengencam keras tindakan tim vaksinasi Pulau Rao yang melakukan pangancaman pemutusan listrik dirumah warga yang tidak mengikuti vaksinasi

“Langkah pencabutan listrik dirumah warga ini merupakan tindakan kejahatan yang tidak manusiawi. Sebab listrik itu milik warga bukan milik subsidi dari pemerintah secara gratis” sebut Fadli (Ahlit)

Label
Tampilkan Lebih Banyak

Koridor Malut

Koridormalutnews.com adalah media online berbasis di Ternate dan fokus untuk wilayah Maluku Utara.

Artikel Terkait

Back to top button
Close