Dari DaerahHukum & KriminalTerkini

Mantan PJ Kades Tului Diduga Lahap Anggaran Ratusan Juta, Inspektorat Didesak Lakukan Audit Khusus

TIKEP, KMnews.com- Terbitnya UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa menjadikan dana desa sesuatu hal yang sangat menggiurkan karena nilai dana desa mencapai angka Milyaran. Hal inilah yang kemudian banyak menyeret oknum aparatur desa terkait pengelolaan dana yang diselewengkan. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan dana desa benar-benar sangat perlu dikawal dan diawasi oleh semua pihak.

Terkait hal ini, masyarakat Desa Tului, kecamatan Oba, Kota Tidore Kepualauan menduga kuat anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) diselewengkan oleh mantan Pejabat (PJ) Kepala Desa Tului, Munasir Hi.Halek. Hal ini diperkuat olah beberapa sub bidang yang dianggarkan melalui APBDes namun tidak dilaksanakan.

Dugaan ini dilontarkan oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Marhaenis (DPD GPM) Provinsi Maluku Utara Yuslan Marhaen yang juga merupakan penduk Desa Tului pada Senin (25/10) lalu.

Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara yang dihimpun, ada beberapa sub bidang yang sampai habis masa jabatanya (PJ Kades Tului,red) tidak dilaksanakan sehingga anggaran semestinya ada, namun nyatanya raib entah dikemanakan.

“Mulai dari sub bidang penanggulangan bencana RP. 76.371.360, Sub bidang kepemudaan Rp. 105.028.640, sub bidang Pendidikan Rp.90.850.000, sub bidang Keadaan Darurat Rp. 247.574.164, pembangunan Pagar Desa RP. 250.000.000”

“Mengadaan kursi tahun anggaran 2021 yang sengaja tidak dibelanjakan namun anggaranya digunakan untuk melunasi hutang belanja kursi pada tahun anggaran 2019 yang bermasalah, yakni pada masa jabatan kepala Desa Safrudin Safar” papar Yuslan

Tidak hanya itu, kata yus sapaan akrab Yuslan Marhaen menambahkan ada juga item kegiatan fisik lenimbunan jalan kuburan Rt 05 yang materialnya diambil pada pembangunan pagar desa dan setapak Rt.02. “Lalu pagu anggaran pegiatan Rt 05 dikemanakan” tanya Yuslan dengan nada kesal

Oleh karena itulah, pihaknya mendesak kepada Inspektorat agar secepatnya memeriksa mantan Pejabat (Pj) Kepala Desa Munasir Hi.Halek. Ia juga mengecam, jika tidak diindahkan maka pihaknya akan menggalang kekuatan massa untuk memboikot aktivitas kantor Desa Tului dan Kantor Camat Oba.

Terpisah, Kepala Desa Tului Rusli Kubais saat dikonfirmasi media ini, Rabu (27/10/21), menjelaskan bahwa ia sudah berulang kali melayangkan undangan ke mantan pejabat (Pj) Kades Tului untuk berkoordinasi tentang persoalan yang ada di internal pemerintahan namun Munasir tidak memenuhi undangan tersebut.

“Kemudian terkait dengan aspirasi masyarakat itu sudah berulangkali memanggil mantan Pejabat (Pj) untuk memintanya membuat rapat umum dengan masyarakat, namun rupanya tidak ada itikad baik dari mantan Pj Kades Tului untuk menyelesaikan persoalan yang ada” tutup Kades (Man)

Label
Tampilkan Lebih Banyak

Koridor Malut

Koridormalutnews.com adalah media online berbasis di Ternate dan fokus untuk wilayah Maluku Utara.

Artikel Terkait

Back to top button
Close