FokusPolitik & PemerintahanTerkini

Perebutan Sekda Haltim Jadi Polemik, Bupati Diminta Tinjau Ulang Proses Seleksi

MABA, Koridormalutnews.com- Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam forum masyarakat Haltim bersatu menggelar aksi di depan kantor bupati Halmahera timur (Haltim)

Masa aksi meminta kepada bupati Haltim agar meninjau ulang terkait dengan pengumuman hasil akhir Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekertaris daerah (Sekda) Halmahera timur tertanggal 5 mei 2021 yang  telah meloloskan tiga peserta yakni Ricky Chairul Richfat Kepala BP4D, Din Adjision kepala Dinas pertanian dan Ismail Mahmud kepala BKD haltim. Sementara itu, Dheni Tjan selaku Pjs Sekda yang juga sebagai peserta, dinyatakan tidak lolos.

Hal itu di sampaikan oleh koordinator aksi, Julkifli Jafar saat menyampaikan orasi di depan kantor bupati Haltim. Ia menilai bahwa proses seleksi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Haltim tersebut penuh dengan kejanggalan, tidak trasparan serta tidak objektif.

“Banyak kejanggalan dalam proses seleksi pengisian JPTP. Tak hanya itu proses seleksi juga terkesan tidak transparan serta banyak diwarnai dengan praktek kolusi dan nepotisme” sesal Julkifli

Dia menegaskan dengan mengatasnamakan forum Halmahera timur bersatu, menolak dengan tegas hasil seleksi (JPTP) Sekda Haltim yang diumumkan tanggal 5 mei 2021 lalu. Menurutnya, proses tersebut tidak memenuhi syarat formil maupun materil.

Dirinya juga meminta kepada gubernur Maluku utara dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk meninjau ulang bahkan bilaperlu membatalkan hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Haltim tahun 2021 itu.

Sementara itu wakil bupati Haltim, Anjas Taher saat hearing bersama masa aksi di ruang kerjanya mengatakan bahwa bupati dan wakil bupati melalui kepala BKD membentuk tim panitia seleksi (Pansel).

“Dan alhamdulillah pansel terbentuk dan terkait dengan kelulusan peserta assesment bukan kami yang tentukan. Saya dengan pak bupati serahkan semua ke pansel yang kami bentuk” tegas Anjas (10/5)

Oleh karena itu, wakil bupati meminta kepada massa aksi agar menyampaikan tuntutan mereka ke panitia seleksi, sebab itu adalah tugas mereka. Dia mengaku akan berkoordinasi dengan bupati selaku pimpinan tertinggi di Haltim, jika saja ada kesalahan yang dilakukan oleh pihak pansel.

“Namun saat ini pak bupati sementara tidak ada di kantor, kita belum bisa berikan kepastian yang jelas” pungkasnya (Awi)

Label
Tampilkan Lebih Banyak

Koridor Malut

Koridormalutnews.com adalah media online berbasis di Ternate dan fokus untuk wilayah Maluku Utara.

Artikel Terkait

Back to top button
Close