Ekonomi & BisnisFokusTerkiniTravelingWisata

Rehabilitasi Wisata Mangrove Guraping ‘Telan’ Biaya 1 Miliar Lebih

SOFIFI, Koridormalutnews.com– Untuk menunjang pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat nasional berbagai infrastruktur sudah mulai ditata rapi. Bahkan Pemerintah provinsi Maluku Utara telah menunjuk Dinas Kehutanan Malut untuk melakukan rehabilitasi wisata Hutan mangrove yang berada di Kelurahan Guraping, Kota Tidore kepulauan.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Berkah Hijrah dengan pagu (batas tertinggi) anggaran sebesar Rp 1.048.455.000.00, untuk pekerjaan tahap dua dan CV Mandiri Gemilang dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.256.520.000.00 untuk rehabilitasi Wisata manggrov.

Menurut Pejabat pembuat komitmen (PPK) Donald Nitalessy mengatakan bahwa Dinas Kehutanan ditugaskan untuk melaksanakan Fasilitas penunjang seleksi tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat nasional. Oleh karena itu wisata hutan mangrove ini dijadikan sebagai tempat berwisatanya kafilah pada saat acara tersebut.

Menurutnya pekerjaan rehabilitasi dan lain sebagainya, seharusnya sudah dilaksanakan pada bulan desember 2020 lalu, akan tetapi karena terkendala anggaran dan juga bahan maka pelaksanaannya ditunda hingga tahun 2021.

“Sehingga kemudian pekerjaan ini dikerjakan di tahun 2021 masuk dalam pekerjaan tahun jamak. ada dua pekerjaan yaitu rehabilitasi mangrove dan melanjutkan pekerjaan yang di tahap pertama kemarin” ungkapnya, kamis (11/2/2021)

Selain itu, kata Donald pada tahap kedua ini akan dibuat dengan jalan masuk, penambahan gajebo serta panggung terapung.

“Harapannya agar pekerjaan ini dikerjakan secepatnya dan tepat waktu karena wisata mangrove Guraping ini adalah wisata yang menunjang pelaksanaan STQ 2021.” pintanya (Andre)

Label
Tampilkan Lebih Banyak

Koridor Malut

Koridormalutnews.com adalah media online berbasis di Ternate dan fokus untuk wilayah Maluku Utara.

Artikel Terkait

Back to top button
Close