Dari DaerahFokusTerkini

Reses Oknum DPRD Tikep Dinilai Hanya Untuk Keperluan Dokumentasi Belaka

TIDORE, Koridormalutnews.com– Kemarin (10/3) malam, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tidore Kepulauan menggelar reses di desa Kosa, kecamatan Oba, kota Tidore kepulauan. Banyak masyarakat, terutama pemuda dan mahasiswa menilai bahwa agenda reses ini sedikit menyimpang dari maksud dan tujuannya.

Tujuan dilakukannya reses yang sebenarnya ialah menyerap dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat untuk memberikan pertanggungjawaban moral dan politis di Dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan.

Namun, tujuan reses ini tidak ditemukan dalam reses yang dilakukan oleh anggota DPRD kota Tidore kepulauan kemarin. Pasalnya, reses ini terkesan hanya sekedar untuk formalitas untuk bisa diambil dokumentasinya saja.

Menurut keterangan ketua umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Kosa (IPMK), Tabrani bahwa oknum anggota DPRD tersebut mengambil kesempatan saat masyarakat desa Kosa sedang mengikuti sosialisasi vaksin Covid-19. Masyarakat yang telah selesai mengikuti sosialisasi tersebut diminta agar jangan dulu beranjak karena dia (anggota DPRD) hendak mengambil dokumentasi.

Rupanya spanduk yang dikeluarkan guna prosesi dokumentasi bertuliskan “Kegiatan Reses Anggota DPRD kota Tidore Kepulauan”. “Masyarakat sebelumnya telah menerima pemberitahuan bahwa akan diadakan sosialisasi vaksin covid-19 dari puskesmas Payahe dan soal reses dari anggota DPRD itu tidak ada pemberitahuan sama sekali” kata Tabrani (12/3)

“Bagi saya ini salah satu perbuatan fatal. Bisa dibilang pembodohan masyarakat secara terang-terangan yang di praktekan oleh perwakilan rakyat daerah.” kesalnya

Kemudian Tabrani menjelaskan bahwa masyarakat yang hadir saat sosialisasi vaksin covid-19 itu sekitar 20 orang. “Semenjak saya datang, bapak Muhammad Hi Fatah selaku anggota DPRD sudah ada di lokasi, saya kira ada pendampingan dari DPRD” ungkap dia.

Tapi ternyata tidak demikian, ketika agenda sosialisasi berakhir anggota DPRD tersebut langsung mengarahkan masyarakat untuk jangan meninggalkan lokasi. “Saya punya giliran rabu-rabu (sebentar) saja. tong (kita) ambe dokumentasi sadiki deng ngoni (kalian), kemudian ngoni  ambel doi la abis itu tong  kasana baronggeng togal” terang Tabrani mengulangi yang dikatakan anggota DPRD tersebut

“Dapat dimana agenda reses cuman sekitar lima sampai tujuh menit” sesal Tabrani (Fik)

Label
Tampilkan Lebih Banyak

Koridor Malut

Koridormalutnews.com adalah media online berbasis di Ternate dan fokus untuk wilayah Maluku Utara.

Artikel Terkait

Back to top button
Close