Aksi DemoDari Daerah

Tolak Tambang Pasir Besi di Morotai, Ribuan Masa Aksi Blokade Jalan dan Kantor Camat

MOROTAI, Koridormalutnews.com- Ribuan massa aksi menolak kehadiran tambang pasir besi di Pulau Morotai, kecamatan Morotai jaya, desa Pangeo.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 08.00 Wit digelar di depan kantor camat Morotai jaya. Ribuan massa dengan mengatasnamakan Front Perjuangan Masyarakat Morotai Menolak Tambang (FPMMT) bergerak menuju kantor kecamatan morotai jaya dan memboikot kantor camat dan jalan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat lingkar tambang.

Masa aksi menuntut kepada gubernur Maluku utara agar segera mencabut IUP PT. Karunia Arta Kamilin (KAK) IUP nomor SK. 502/1/DMPTS/2/2019 dan SK PT INTIM JAYA karya 1 dan II nomor 540/69/PM/2010
karya 2 IUP NOMOR 540/85/PM/2010 dengan luas wilayah yang dioperasi mencapai 2.300 hektare dari pantai Ngisio hingga pantai Pangeo

Koordinator aksi, Amzat Mustika mengatakan bahwa masa aksi bersama masyarakat lingkar tambang menolak keras kehadiran perusahaan yang beroperasi di desa Pangeo, Losuo, dan Korago.

“Jika gubernur tidak datang ke wilayah lingkar tambang maka kami akan memboikot akses perhubungan selamanya sampai bapak gubernur datang” tegas Amzat (17/05/21)

Terpisah kepala kecamatan Morotai jaya, Bahrudin Banyo mengatakan bahwa pihaknya juga bersikap sama dengan masyrakat, yakni menolak tambang pasir besi di wilayah tersebut.

“Akan tetapi, untuk peraturan baru, kewenangan daerah sudah tidak mengatur dibidang pertambangan. Semua disentralis provinsi dan ke pusat” imbuhnya (Red)

Label
Tampilkan Lebih Banyak

Koridor Malut

Koridormalutnews.com adalah media online berbasis di Ternate dan fokus untuk wilayah Maluku Utara.

Artikel Terkait

Back to top button
Close